Kabar dari Bukit, Minggu 16 Agustus 2026
Kabar dari Bukit
RUMAH DOA BAGI SEMUA (Yes. 56: 1-8)
”Sebab rumah-Ku akan disebut rumah doa bagi segala bangsa" (Yes. 56:7b, TB2)
Selamat pagi, salam kasih.
Beberapa waktu lalu saat perang berkecamuk antara Israel dan Hamas yang mengundang keterlibatan Amerika dan Iran serta para proksi (sekutu), banyak pandangan umat Kristen yang membela Israel. Itu mungkin didasari ikatan latar belakang iman yang mempertahankan pandangan Israel adalah umat pilihan Allah dan ayat keselamatan datang dari bangsa Yahudi (Yoh. 4:22). Tetapi tidak sedikit pula termasuk ahli-ahli teologi yang mengecam sikap agresif Israel termasuk melihat (negara) Israel saat ini tidak sama dengan bangsa Yahudi dalam PL.
Firman Tuhan bagi kita di hari Minggu yang berbahagia ini adalah Yesaya 56:1-8. Nas yang ditulis nabi Yesaya pada masa atau setelah pembuangan bangsa Israel ini, berbicara tentang keselamatan bagi semua orang, yang dijadikan judul perikopnya. Jika kita melihat lebih rinci yang dimaksud dengan semua orang adalah orang-orang asing yang bukan berasal dari keturunan langsung Abraham, mereka yang tidak mempunyai anak seperti kaum kebiri (ay. 3-4), atau yang berkecil hati melihat nasib buruk dalam hidup mereka.
Pesan pertama nas ini yakni Tuhan tidak melepaskan mereka dari pengamatan dan kasih-Nya. Keselamatan (kekal) tersedia bagi semua orang sepanjang mereka taat kepada hukum perintah-Nya dan menegakkan keadilan sebab "keselamatan yang dari-Ku, dan keadilan-Ku akan dinyatakan" (ay. 1).
Nas minggu ini menekankan mereka yang mendapat janji Tuhan, "Kuberikan dalam rumah-Ku.... dan Kubawa ke gunung-Ku" adalah orang-orang yang "yang menggabungkan diri kepada Tuhan untuk melayani Dia, untuk mengasihi nama Tuhan
dan untuk menjadi hamba-hamba-Nya, semua yang memelihara hari Sabat dan tidak menajiskannya, dan yang berpegang kepada perjanjian-Ku" (ay. 6).
Tuhan tidak ingin orang-orang yang merasa terasing dan tersingkirkan, melihat diri mereka sebagai "pohon yang kering", tidak berharga di hadapan-Nya (ay. 3). Tuhan Mahakasih, tidak menetapkan keselamatan berdasarkan syarat-syarat spesifik atas bangsa, ras, status sosial, masa lalu dan latar belakang, denominasi; yang batasannya adalah buatan manusia. Hal yang dilihat Tuhan berdasar nas ini adalah mereka yang takut dan hormat kepada-Nya, memelihara Sabat dalam pengertian ada hari khusus lebih banyak bersekutu bersama Tuhan yang kudus, menempatkan diri sebagai manusia hamba yang melayani, menjaga hidupnya agar selalu berkenan kepada-Nya (ay. 6).
Pesan lain yang disampaikan melalui nas ini adalah rasa takut dan hormat kepada-Nya (ay. 7). Itu diwujudkan dengan memberi persembahan yang dalam pengertian utuh saat ini berupa tubuh yang kudus, persembahan hati dan mulut, waktu dan materi, serta persembahan jiwa dengan setia sampai mati (2Tim. 4:7; 1Yoh. 3:16).
Pesan terakhir nas ini agar kita membuat rumah Tuhan sebagai rumah doa. Pengertian rumah Tuhan tidak lagi sebatas bait Allah di Yerusalem, tetapi juga tubuh pribadi sebagai bait Allah, keluarga sebagai lembaga (pertama) ciptaan Allah, dan gereja sebagai tempat kita bersekutu dan berhimpun sementara di dunia dan gereja Am kelak di surga.
Kini pertanyaannya: apakah kita sudah menjadi alat kemuliaan-Nya dengan bersikap semua orang adalah bagian dari kita atas kasih terhadap sesama, tidak cepat menghakimi, ikut menemukan mereka yang rindu mengenal Tuhan di dalam Yesus Kristus? Jika kita tidak mampu memberi yang terbaik dalam waktu dan materi, setidaknya kita ikut membangun rumah doa di dalam diri kita, keluarga, perkumpulan dan gereja kita. Marilah kita menghimpun yang jauh menjadi dekat dan bukan membuat yang dekat semakin jauh (Ef. 2:13).
Selamat beribadah dan bersekutu dengan sesama.
Tuhan Yesus memberkati. Amin.
Pdt. (Em.) Ir. Ramles Manampang Silalahi, D.Min.
Berita Terbaru
Khotbah
-
Khotbah Minggu XIII Setelah Pentakosta - 23 Agustus 2026Khotbah Minggu XIII Setelah Pentakosta - 23 Agustus 2026 PERSEMBAHAN...Read More...
-
Khotbah (2) Minggu XIII Setelah Pentakosta - 23 Agustus 2026Khotbah Minggu XIII Setelah Pentakosta - 23 Agustus 2026 – Opsi...Read More...
-
Khotbah (3) Minggu XIII Setelah Pentakosta - 23 Agustus 2026Khotbah Minggu XIII Setelah Pentakosta - 23 Agustus 2026 – Opsi...Read More...
- 1
- 2
- 3
- 4
Renungan
-
Khotbah Utube Membalas Kebaikan Tuhan Bagian 1Membalas Kebaikan Tuhan Bagian 1 Khotbah di RPK https://www.youtube.com/watch?v=WDjALZ3h3Wg Radio...Read More...
-
Khotbah Tahun Baru 1 Januari 2015Khotbah Tahun Baru 1 Januari 2015 Badan Pengurus Sinode Gereja Kristen...Read More...
-
Khotbah Minggu 19 Oktober 2014Khotbah Minggu 19 Oktober 2014 Minggu XIX Setelah Pentakosta INJIL...Read More...
- 1
Pengunjung Online
We have 45 guests and no members online
