Monday, February 16, 2026

Khotbah (3) Minggu I Prapaskah 22 Februari 2026

Khotbah Minggu I Prapaskah 22 Februari 2026 – Opsi 3

 

 JATUH DAN BANGKIT (Kej. 2:15–17; 3:1–7)

 

 “Maka terbukalah mata mereka berdua dan mereka tahu, bahwa mereka telanjang; lalu mereka menyemat daun pohon ara dan membuat cawat” (Kej.3:7)

 

 

Salam dalam kasih Kristus.

 

"Aku percaya tidak semua hal jahat dilakukan oleh orang jahat; dan ada juga orang baik melakukan hal yang sangat buruk." Begitu kata Richard Gere saat memerankan seorang pengacara dalam film Primal Fear. Dan, jujur saja, ada benarnya.

 

 

 

Firman Tuhan Minggu ini diambil dari Kej. 2:15–17; 3:1–7. Bagian pertama menceritakan bagaimana Allah menempatkan manusia di Taman Eden, sambil memberi satu larangan: jangan memakan buah dari pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat. Lalu pasal 3 menuturkan kejatuhan manusia, yang dimulai dari tipu daya ular—binatang yang paling cerdik (ay. 1).

 

 

 

Kisahnya kita udah familiar: ular menggoda Hawa, Hawa menggoda Adam, dan manusia jatuh ke dalam dosa. Sesuai 1Yoh. 2:16, ada tiga dorongan yang membuat manusia mudah terseret: keinginan daging, keinginan mata/dunia, dan godaan iblis. Kitab Suci menggambarkan iblis sebagai malaikat yang jatuh (Yeh. 28; Yes. 14; Why. 12:4), yang punya kuasa terbatas namun cukup untuk menipu manusia.

 

 

 

Akibat pelanggaran itu, manusia diusir dari Taman Eden. Bukan cuma itu—sejak saat itu dimulailah perseteruan panjang antara manusia dan iblis: "Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini... keturunannya akan meremukkan kepalamu..." (Kej. 3:15). Ini bukan sekadar kisah awal dunia, tapi gambaran pertarungan antara roh manusia yang lemah dan roh iblis yang licik.

 

 

 

Itu sebabnya, meski kita punya iman dan tekad, kita tetap bisa jatuh. Rasul Paulus sendiri mengakui pergumulan yang sama: "Sebab apa yang aku kehendaki, tidak aku perbuat... tetapi apa yang aku benci, itulah yang aku perbuat" (Rm. 7:15, 19). Ada tabiat dosa yang diwariskan sejak Eden: sesuatu yang membuat kita lemah.

 

 

 

Karena itu, seperti kata Richard Gere, sering kali seseorang melakukan hal buruk bukan karena ia “orang jahat”, tetapi karena ia kalah dalam pertarungan batin. Maka jangan cepat menghakimi. Jangan buru-buru mencela, menghukum, atau mempermalukan. Cari tahu akar masalahnya, dan kalau perlu: tuntun, nasihati, dan kuatkan (Ibr. 3:13; 1Pet. 2:11; 1Tes. 5:11).

 

 

 

Dan untuk kita sendiri, saat merasa jatuh lagi dan lagi, jangan menyerah. Perkuat pertahanan. Rajinlah bersekutu dengan Tuhan. Latih kepekaan melawan godaan. Allah kita Mahapengampun. Datanglah kepada Yesus, akui dosamu, dan minta kekuatan baru. Ia datang bukan untuk orang benar, tetapi untuk orang berdosa (Luk. 5:27–32).

 

Tetap bangkit, tetap berjaga, tetap berharap. Allah yang Mahabaik tak pernah menolak hati yang datang bersungguh-sungguh.

 

Selamat beribadah dan selamat melayani.

 

Tuhan Yesus memberkati, amin.

 

Pdt. (Em.) Ir. Ramles Manampang Silalahi, D.Min.

 

 

Khotbah

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4

Renungan

Pengunjung Online

We have 49 guests and no members online

Statistik Pengunjung

13429426
Hari Ini
Kemarin
Minggu Ini
Minggu Lalu
Bulan Ini
Bulan Lalu
Keseluruhan
905
4474
10033
13383814
73284
114941
13429426

IP Anda: 216.73.216.44
2026-02-17 05:33

Login Form