Kabar dari Bukit, Minggu 8 Februari 2026
Kabar dari Bukit Minggu 8 Februari 2026
KEBAHAGIAAN ORANG BENAR (Mzm. 112:1-10)
”Haleluya! Berbahagialah orang yang takut akan TUHAN, yang sangat suka kepada segala perintah-Nya” (Mzm. 112:1)
Darrow L. Miller dalam bukunya Membangun Bangsa dengan Pikiran Allah menjelaskan tentang pentingnya cara pandang (worldview) seseorang, yang didefinisikannya sebagai “seperangkat asumsi-asumsi yang dipegang dengan sadar atau tidak sadar dalam iman mengenai dasar tatanan dunia ini dan bagaimana dunia ini bekerja.” Cara pandang, layaknya sebuah peta jalan, mengarahkan tujuan kita dan membimbing kita menjalani hidup ini.
Menurutnya ada tiga macam cara pandang yang bersambungan, yakni animisme (yang berpegang semua benda mati dan hidup memiliki roh atau jiwa) memandang realitas paling tinggi adalah yang bersifat ROHANI. Sementara sekulerisme (yang mengutamakan pikiran dan ilmu pengetahuan) memandang realitas paling tinggi adalah yang bersifat FISIK; Theisme (yang percaya adanya Tuhan pencipta dan pengatur kehidupan) memandang realitas paling tinggi adalah PRIBADI. Ada banyak contoh yang diberikan dampak perbedaan cara pandang ini dalam kehidupan sehari-hari, misalnya, penguasa semesta ini adalah alam itu sendiri (animisme), manusialah penguasanya (sekulerisme), dan theisme memandang Allah adalah penguasanya. Hal lainnya, animisme berpandangan manusia bekerja untuk bertahan hidup, sekulerisme memandang bekerja untuk menikmati makan, dan theisme memandang bekerja untuk memuliakan Allah.
Firman Tuhan bagi kita di hari Minggu yang berbahagia ini adalah Mzm. 112:1-10. Judul perikopnya: Bahagia orang benar. Ayat 1 di atas sebenarnya lanjutan dari Mzm. 111:10a yang menuliskan, "Permulaan hikmat ialah takut akan Tuhan, semua orang yang melakukannya mendapat pengertian yang baik" (bdk. Ams. 9:10).
Ada empat pesan nas Mazmur ini kepada kita. Pertama, tentang cara pandang menjalani hidup ini. Pemazmur mengatakan, “Berbahagialah orang yang takut akan TUHAN, yang sangat suka kepada segala perintah-Nya” (ay. 1). Seseorang yang mengenal dan mengasihi Allah pastilah rajin berdoa dan membaca firman-Nya, takut akan Dia, dalam pengertian selalu ada rasa hormat. Sama seperti ayah kita yang mengasihi sepenuh hati dan teguh dalam prinsip, pastilah kita hormati dan ada rasa takut penuh keseganan.
Bagian kedua disampaikan bahwa bahagialah orang yang menaruh belas kasihan dan memberi pinjaman, yang melakukan urusannya dengan adil. Kita percaya Allah adalah kasih maka perlu ditunjukkan buah kasih dalam keseharian hidup. Iman tanpa perbuatan mati (Yak. 2:26). “Dengan murah hati ia membagi-bagi kepada orang miskin; kebajikannya tetap untuk selama-lamanya (ay. 9). John Wesley penginjil dan teolog besar mengatakan: bekerjalah sekeras mungkin, menabunglah sebanyak mungkin, dan berilah semampu mungkin.
Apabila kedua hal tersebut dijalankan dengan baik, maka pesan ketiga pemazmur, buahnya sangatlah dahsyat, yakni:
1. Anak cucunya akan perkasa di bumi; keturunannya diberkati (ay. 2);
2. Harta dan kekayaan ada dalam rumahnya, kebajikannya tetap untuk selamanya (ay. 3);
3. Ia takkan goyah, penuh kepercayaan kepada TUHAN, tanduk kekuatannya ditinggikan dalam kemuliaan, akan diingat untuk selama-lamanya (ay. 6-7, 9).
Untuk hal ini contoh klasik adalah keluarga Jonathan Edwards yang diberkati Tuhan, anak dan keturunannya penuh keberhasilan. Sama seperti John Wesley di atas, anak Susanna Wesley seorang ibu yang memperlihatkan iman dan ketaatan dalam hidupnya. Sebaliknya keluarga Max Jukes yang jauh dari Tuhan, akhirnya anak-cucunya menjadi penjahat, bagian dari penjara dan narkoba.
Bagian akhir mazmur ini mengingatkan agar memilih apa yang baik. Pilihan sebaliknya dalam memandang dan menjalani hidup, akan menjadi orang fasik yang keinginannya menuju kebinasaan (ay. 10; Mzm. 1:5-6; Ul. 30:19).
Selamat hari Minggu dan selamat beribadah.
Tuhan Yesus memberkati, amin.
Pdt. (Em.) Ir. Ramles Manampang Silalahi, D.Min.
Berita Terbaru
Khotbah
-
Khotbah Minggu I Prapaskah 22 Februari 2026Khotbah Minggu I Prapaskah 22 Februari 2026 YESUS DAN KEMENANGAN...Read More...
-
Khotbah (2) Minggu I Prapaskah 22 Februari 2026Khotbah Minggu I Prapaskah 22 Februari 2026 – Opsi 2 RAHASIA...Read More...
-
Khotbah (3) Minggu I Prapaskah 22 Februari 2026Khotbah Minggu I Prapaskah 22 Februari 2026 – Opsi 3 JATUH...Read More...
- 1
- 2
- 3
- 4
Renungan
-
Khotbah Utube Membalas Kebaikan Tuhan Bagian 1Membalas Kebaikan Tuhan Bagian 1 Khotbah di RPK https://www.youtube.com/watch?v=WDjALZ3h3Wg Radio...Read More...
-
Khotbah Tahun Baru 1 Januari 2015Khotbah Tahun Baru 1 Januari 2015 Badan Pengurus Sinode Gereja Kristen...Read More...
-
Khotbah Minggu 19 Oktober 2014Khotbah Minggu 19 Oktober 2014 Minggu XIX Setelah Pentakosta INJIL...Read More...
- 1
Pengunjung Online
We have 48 guests and no members online
