Kabar dari Bukit, Minggu 31 Mei 2026
Kabar dari Bukit
BERCERMIN SEBELUM MENILAI ORANG LAIN (Mat. 7:1-6)
”Hai orang munafik, keluarkanlah dahulu balok dari matamu, maka engkau akan melihat dengan jelas untuk mengeluarkan selumbar itu dari mata saudaramu” (Mat. 7:5)
Saat ini kita banyak membaca atau mendengar perdebatan tentang jalannya kehidupan bernegara. Di tengah ketatnya anggaran penerimaan, ada beberapa program pemerintah yang dirasakan belum tepat, seperti belanja peralatan pertahanan, Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pendanaan Koperasi Merah Putih (KMP) yang langsung besar super cepat. Di lain pihak tidak terlihat adanya upaya penghematan, seperti kabinet yang masih super gemuk, perjalanan dinas berlebihan Presiden ke luar negeri, dan lainnya. Ada pro kontra; masing-masing pihak membenarkan sudut pandang sendiri. Padahal, perbedaan bukanlah sesuatu yang buruk; menjadi buruk jika para pihak justru mengabaikan dan merendahkan.
Firman Tuhan bagi kita di hari Minggu yang berbahagia ini diambil dari Mat. 7:1-6. Nas ini terdiri dari tiga hal. Pertama, agar kita tidak menghakimi, dalam arti mudah menilai, dengan gegabah menyimpulkan sikap atau perbuatan salah orang lain. Konsekuensinya, seperti kata nas minggu ini, kita pun akan dihakimi. Dan cara kita menilai dalam penghakiman, itu yang akan dipakai untuk menghakimi kita, dan ukuran yang kita pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepada kita. Artinya, Tuhan saat jadi Hakim akan melihat sikap sombong kita, merasa lebih pintar dan suci, motif yang kurang baik dan mencari-cari kesalahan orang lain (bdk. Yak. 4:11-12). Bila kita, misalnya, menghakimi dengan keras tanpa pertimbangan kasih, kita juga akan dihakimi dengan ukuran yang sama.
Bagian kedua, sebelum melihat dan menilai, nas minggu ini mengajarkan nilai dululah diri kita. Periksa, bercermin dirilah sebelum menilai orang lain (1Kor. 11:31). Ada kemungkinan kelemahan, kesalahan dan dosa kita jauh lebih besar. Oleh karena itu Tuhan Yesus berkata, "Mengapakah engkau melihat selumbar (serpihan kecil kayu) di mata saudaramu, sedangkan balok di dalam matamu tidak engkau ketahui?" (ay. 3; 2Sam. 12, Daud dengan Natan). Kita jangan sibuk mengkritik orang, menjatuhkan, padahal kita mungkin lebih rendah dan buruk dari mereka yang kita kritisi.
Kita orang percaya sebenarnya tidak dilarang menilai pihak lain. Tetapi lakukanlah itu dengan bijak, adil dan berdasar hikmat. Alkitab memberi petunjuk tentang hal baik dan buruk. Oleh karenanya Tuhan Yesus berkata, "Hai orang munafik, keluarkanlah dahulu balok dari matamu, maka engkau akan melihat dengan jelas untuk mengeluarkan selumbar itu dari mata saudaramu” (ay. 5; Rm. 2:1). Bila masih belum ketemu faktor positifnya pihak lain, teruslah mencari. Bila memang tidak dapat melihatnya, akui saja kita tidak mengerti dan biarlah Tuhan yang memberi penghakiman (Rm. 12:19; 14:10-12).
Bagian terakhir nas ini nasihat bagus sangat unik. Ayatnya mengatakan, "Jangan kamu memberikan barang yang kudus kepada anjing dan jangan kamu melemparkan mutiaramu kepada babi, supaya jangan diinjak-injaknya dengan kakinya, lalu ia berbalik mengoyak kamu” (ay. 6). Artinya, perlu bijak dan hati-hati memberi masukan, petunjuk, saran kepada orang lain. Lihat dulu dan amati diri mereka. Barang yang kudus dan mutiara dapat berupa nasihat firman Tuhan, kebenaran Ilahi, petuah atau wejangan rohani yang sebenarnya berharga, tetapi karena diri mereka bebal dan picik, sia-sia usaha kita; terbuang percuma (Ams. 23:9).
Memang hidup perlu dijalani dengan selalu rendah hati, selalu memeriksa dan bereskan diri sebelum ke orang lain, dan bijak dalam bersikap dan berintraksi, tahu kapan berbicara dan diam, seperti Yesus yang diam di hadapan Herodes (Luk. 23:8-9;Kol. 4:5-6). Itulah tanda kita murid Kristus.
Selamat hari Minggu dan selamat beribadah.
Tuhan Yesus memberkati. Amin.
Pdt. (Em.) Ir. Ramles Manampang Silalahi, D.Min.
Berita Terbaru
Khotbah
-
Khotbah Minggu III Setelah Pentakosta - Minggu 14 Juni 2026Khotbah Minggu III Setelah Pentakosta - Minggu 14 Juni 2026 KETEKUNAN,...Read More...
-
Khotbah (2) Minggu III Setelah Pentakosta - Minggu 14 Juni 2026Khotbah Minggu III Setelah Pentakosta - Minggu 14 Juni 2026 –...Read More...
-
Khotbah (3) Minggu III Setelah Pentakosta - Minggu 14 Juni 2026Khotbah Minggu III Setelah Pentakosta - Minggu 14 Juni 2026 - Opsi...Read More...
- 1
- 2
- 3
- 4
Renungan
-
Khotbah Utube Membalas Kebaikan Tuhan Bagian 1Membalas Kebaikan Tuhan Bagian 1 Khotbah di RPK https://www.youtube.com/watch?v=WDjALZ3h3Wg Radio...Read More...
-
Khotbah Tahun Baru 1 Januari 2015Khotbah Tahun Baru 1 Januari 2015 Badan Pengurus Sinode Gereja Kristen...Read More...
-
Khotbah Minggu 19 Oktober 2014Khotbah Minggu 19 Oktober 2014 Minggu XIX Setelah Pentakosta INJIL...Read More...
- 1
Pengunjung Online
We have 36 guests and no members online
