Wednesday, May 13, 2026

Khotbah (3) Minggu VII Paskah 2026 – 17 Mei 2026

Khotbah Minggu VII Paskah 2026 – 17 Mei 2026 – Opsi 3

 

MEMULIHKAN KEADAAN (Kis. 1:6–14)

 

 "Maka bertanyalah mereka yang berkumpul di situ: “Tuhan, maukah Engkau pada masa ini memulihkan kerajaan bagi Israel?” (Kis. 1:6)

 

 

Salam dalam kasih Kristus.

 

Saat beribadah di gereja atau persekutuan, dalam doa syafaat kita sering memohon kepada Tuhan Yesus agar memulihkan keadaan bangsa Indonesia, menjadi bangsa yang besar dan maju, kemiskinan lenyap, serta rakyat makmur dan sejahtera. Biasanya doa dilanjutkan dengan permohonan agar Presiden dan seluruh jajarannya diberikan hikmat. Ya, kita belum puas melihat kenyataan bahwa masih banyak yang harus dikerjakan.

 

Keinginan untuk memulihkan keadaan dan menantikan sebuah perubahan sering diharapkan oleh kita secara pribadi, kelompok, maupun bangsa. Tantangan dan masalah selalu ada, kadang tidak terperihkan sehingga memicu rasa khawatir, takut, bahkan menghilangkan semangat.

 

Firman Tuhan bagi kita di hari Minggu ini adalah Kis. 1:6–14, kisah terangkatnya Tuhan Yesus ke surga. Para murid masih berharap Tuhan Yesus melakukan hal besar lainnya, yaitu membebaskan bangsa Israel dari penjajahan Romawi. Wajar, manusia akan mengadu kepada yang mampu memberi kuasa, seperti para murid yang telah melihat kuasa Yesus.

 

Alkitab menjelaskan ada empat tingkatan kuasa atau otoritas. Allah Bapa memiliki otoritas tertinggi, kemudian otoritas Yesus Kristus sebagai Anak Allah. Otoritas Yesus lebih kepada unsur kerajaan dan penghakiman, sebagaimana Ia menyampaikan pesan langsung melalui murid dan para penulis kitab PB.

 

Menjawab pengharapan para murid tentang pemulihan, sebelum terangkat Tuhan Yesus berkata: “Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi” (ay. 8). Artinya, Yesus tidak datang membangun kerajaan dunia, tetapi kerajaan rohani. Urusan kerajaan dunia dipercayakan kepada para murid, dengan berbekal kuasa Roh Kudus.

 

Maka kini kita memahami adanya otoritas rasuli yang diberikan kepada gereja (majelis) dan otoritas murid bagi orang percaya. Oleh karena itu, apabila kita mengharapkan pemulihan dan perubahan, semua itu mesti dimulai dari diri kita sendiri dan dari gereja sebagai mitra-Nya.

 

Kita mengingat pidato Kennedy tahun 1961: “And so, my fellow Americans: ask not what your country can do for you — ask what you can do for your country.” Jika menginginkan perubahan atau pemulihan apa pun, jangan bertanya apa yang orang lain dapat lakukan untuk negeri ini, tetapi tanyakan terlebih dahulu apa yang dapat kita lakukan.

 

Jangan takut membuat perubahan. Paul Kix dalam bukunya You Have to be Prepared to Die Before You Can Begin to Live menuliskan lima hal yang perlu kita ketahui:

 

  1. Bersandarlah pada kerentananmu.
  2. Keberanian tidak wajib dalam hidup.
  3. Rencana besar tidak selalu menjadi rencana akhir.
  4. Penderitaan itu abadi, tetapi menjadi korban adalah pilihan.
  5. Kendalikan hal yang kita mampu dan perhatikanlah pengaruh yang bertumbuh.

 

Perjalanan panjang memulihkan keadaan dimulai dari langkah kecil. Setelah itu, pertolongan dan sinergi akan datang, jalan akan terbuka, dan kita tetap perlu berdoa. Kita hanya perlu meneladani para murid sepeninggal Tuhan Yesus: “Mereka semua bertekun dengan sehati dalam doa bersama-sama...” (ay. 14). Sebuah penantian yang berbuah, ketika para murid bersaksi dan keluar dari Yerusalem. Melalui doa dan langkah bersama dalam kuasa Roh Kudus, Injil dan Tuhan Yesus diberitakan ke seluruh dunia.

 

Selamat beribadah dan selamat melayani.

 

Tuhan Yesus memberkati. Amin.

 

 

Pdt. (Em.) Ir. Ramles Manampang Silalahi, D.Min.

 

 

 

 

 

 

 

 

Khotbah

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4

Renungan

Pengunjung Online

We have 59 guests and no members online

Statistik Pengunjung

13869932
Hari Ini
Kemarin
Minggu Ini
Minggu Lalu
Bulan Ini
Bulan Lalu
Keseluruhan
2233
5067
16245
13812856
65419
154006
13869932

IP Anda: 216.73.217.17
2026-05-13 14:23

Login Form