Khotbah (3) Minggu III Setelah Epifani, 25 Januari 2026
Khotbah Minggu III Setelah Epifani, 25 Januari 2026 (Opsi 3)
MENCARI WAJAH TUHAN (Mzm. 27:1, 4–9)
Hatiku mengikuti firman–Mu: "Carilah wajah–Ku"; maka wajah–Mu kucari, ya TUHAN (Mzm. 27:8)
Salam dalam kasih Kristus.
Firman Tuhan pada hari Minggu ini adalah Mzm. 27:1, 4–9. Judul perikopnya adalah “Aman dalam Perlindungan Allah”. Ini merupakan nyanyian iman Raja Daud dengan penegasannya pada ayat 1, “Tuhan adalah terangku dan keselamatanku, kepada siapakah aku harus takut? Tuhan adalah benteng hidupku, terhadap siapakah aku harus gemetar?”
Menurut sejarah agama, manusia membutuhkan rasa aman dan ingin menghilangkan rasa takut. Untuk itu manusia mencari kekuatan di luar dirinya, lalu menaruh rasa hormat dan menyembahnya. Pengenalan akan kekuatan ini berkembang seiring kemajuan peradaban manusia. Menurut Prof. Alan Menzies dalam bukunya History of Religion, pada peradaban awal kekuatan itu dipahami sebagai bagian dari alam seperti gunung atau pohon, kemudian berkembang menjadi roh leluhur dan roh lainnya, jimat atau objek yang dianggap dihuni roh, dan terakhir dipahami sebagai Makhluk Mahatinggi.
Perubahan terus terjadi seiring kemajuan ilmu dan peradaban. Kekuatan di luar diri manusia itu kemudian disebut Tuhan, Allah, Yang Mahakuasa, Yang Mahatinggi, dan sebutan lainnya. Namun manusia kadang belum sepenuhnya mengenal-Nya dan masih mencari wujud serta wajah-Nya agar dapat mengenal-Nya dengan lebih dekat.
Raja Daud bersyukur karena mengenal Tuhannya dengan baik. Melalui nas minggu ini Daud mengungkapkannya dengan indah, “Satu hal telah kuminta kepada Tuhan, itulah yang kuingini: diam di rumah Tuhan seumur hidupku, menyaksikan kemurahan Tuhan dan menikmati bait-Nya. Sebab Ia melindungi aku dalam pondok-Nya pada waktu bahaya, Ia menyembunyikan aku dalam persembunyian di kemah-Nya, Ia mengangkat aku ke atas gunung batu” (ayat 4–5).
Pada ayat berikutnya Daud mengungkapkan kerinduannya. “Dengarlah, Tuhan, seruan yang kusampaikan, kasihanilah aku dan jawablah aku. Hatiku mengikuti firman-Mu: ‘Carilah wajah-Ku’; maka wajah-Mu kucari, ya Tuhan. Janganlah menyembunyikan wajah-Mu kepadaku, janganlah menolak hamba-Mu ini dengan murka” (ayat 7–9a). Daud dalam prosesnya memohon belas kasihan Tuhan hingga berhasil menemukannya.
Bagaimana dengan kita? Apakah kita sudah mengenal Tuhan Yesus Kristus atau Dia masih menyembunyikan wajah-Nya sehingga kita belum mengenal-Nya dengan baik? Pengertian wajah dalam ayat ini bukan berupa gambar, potret, atau patung seperti yang sering kita lihat, melainkan kehadiran-Nya. Oleh karena itu, merasakan kehadiran Allah adalah tanda bahwa kita telah melihat wajah Tuhan.
Ada empat cara untuk melihat wajah Tuhan dan merasakan kehadiran-Nya. Pertama, melalui doa dan pembacaan serta perenungan Alkitab secara rutin (ayat 7; bdk. 2 Tawarikh 7:14). Roh Allah pasti berbicara. Kedua, mengetahui dan menguji rencana serta kehendak Allah dalam hidup kita. Ini menjadi pengalaman rohani yang penting. Ketika kita merencanakan sesuatu, mintalah pertolongan Tuhan. Kuasa dan kasih Tuhan yang hidup akan menyertai dan menolong sehingga rencana tersebut hanya akan berhasil jika seturut dengan kehendak-Nya (Amsal 16:9; 19:21; bdk. Mazmur 105:4).
Cara ketiga adalah mengupayakan hidup seturut firman-Nya (ayat 8; Mazmur 24:3–6). Jadikan Tuhan sebagai Raja. Melalui kebenaran firman yang diterapkan, kita akan merasakan bahwa kuasa-Nya hadir dan Roh Allah bekerja. Cara keempat adalah melihat dan merasakan bahwa kehadiran-Nya pasti membawa kasih dan damai sejahtera.
Jika langkah yang kita pilih dan jalani telah menghasilkan kasih dan damai sejahtera, maka kita sudah mengenal wajah Tuhan Yesus. Perasaan aman dalam perlindungan Tuhan akan selalu hadir bersama-Nya.
“Kucari wajah-Mu, temukan kasih-Mu, Kau bukan Tuhan yang jauh dariku....” (dari lirik lagu Sungguh Indah Kau Tuhan, oleh Jonathan Prawira).
Selamat beribadah dan selamat melayani.
Tuhan Yesus memberkati, amin.
Pdt. (Em.) Ir. Ramles Manampang Silalahi, D.Min.
Berita Terbaru
Khotbah
-
Khotbah Minggu III Setelah Epifani, 25 Januari 2026Khotbah Minggu III Setelah Epifani, 25 Januari 2026 SALIB...Read More...
-
Khotbah (2) Minggu III Setelah Epifani, 25 Januari 2026Khotbah Minggu III Setelah Epifani, 25 Januari 2026 (Opsi 2) MENGIKUT...Read More...
-
Khotbah (3) Minggu III Setelah Epifani, 25 Januari 2026Khotbah Minggu III Setelah Epifani, 25 Januari 2026 (Opsi 3) MENCARI...Read More...
- 1
- 2
- 3
- 4
Renungan
-
Khotbah Utube Membalas Kebaikan Tuhan Bagian 1Membalas Kebaikan Tuhan Bagian 1 Khotbah di RPK https://www.youtube.com/watch?v=WDjALZ3h3Wg Radio...Read More...
-
Khotbah Tahun Baru 1 Januari 2015Khotbah Tahun Baru 1 Januari 2015 Badan Pengurus Sinode Gereja Kristen...Read More...
-
Khotbah Minggu 19 Oktober 2014Khotbah Minggu 19 Oktober 2014 Minggu XIX Setelah Pentakosta INJIL...Read More...
- 1
Pengunjung Online
We have 24 guests and no members online
